Wednesday, February 26, 2014



                     SAHABAT TERBAIK
Aku adalah seorang manusia yang sangat mendambakan arti sebuah persahabatan,  Aku adalah seorang  lelaki yang mementingkan teman dari pada pacar, Dan aku adalah seseorang yang merasa paling baik didunia ini karena:
Namaku Alul, nama panggilan dari nama lengkapku MUHAMAD AWALUL MUSLIMIN, Kumulai cerita ini dari semenjak aku dikelas satu Sekolah Menengah Atas, Pada waktu itu ku memiliki tiga orang sahabat yang mana mereka sudah ku anggap seperti keluargaku sendiri, yah walaupun kami beda keyakinan tapi kami mempunyai pedoman bahwa indahnya pelangi ketika mereka memancarkan warna yang berbeda. Coba kalian bayangin kalo pelangi warnanya cuma satu? Kan gak lucu! Kami berempat adalah sang pemuda yang saling membantu satu sama lain, Sang pemuda yang selalu bekerja sama dalam berbagai hal, bahkan kami adalah sang pemuda yang tidak akan mengukir prestasi bila tak bersama. Ahmad, O’im, dan sukoco Mereka addalah tiga sahabat yang memiliki karakter berbeda-beda. Ahmad (kadang bertanggung jawab dan kadang tidak), O’em (tidak banyak bicara juga tak banyak berbuat) & Sukoco (serba lola) Sedangkan saya sendiri(selalu menuntut kebersamaan dalam hal yang sifatnya bersama) Menurut saya.
Kami memulai persahabatan ini sejak kami kelas satu SMA hingga sekarang hingga kami menjadi ALUMNI SMA . telah banyak kenangan yang kami lalui bersama mulai dari susah, sedih, dan senang,  Semua hal tersebut membuat kami lebih akrab dan lebih menguatkan rasa solidaritas kami.

Namun hal tersebut seakan hancur setelah kejadian kemaren, kejadian dimana aku terkepung oleh sebuah permasalahan yang seharusnya kami tanggung bersama.
Pada waktu itu pada tanggal 22 februari 2014 kami mempunyai maksud baik yaitu untuk membantu meramaikan malam api unggun pada acara persami di SMA Kami dulu, yang akan diadakanya sebuah pensi. Kami berniat menyewa alat musik yaitu dram dan gitar, dengan susah payah kami usahakan, dengan penuh perjuangan kami lakukan walau tanpa dukungan bantuan kami tetap membantu mereka untuk menyiapkan alat pensi dengan harapan AGAR DAPAT MEMPERERAT RASA SOLIDARITAS Kami sebagai alumni dengan mereka adik-adik kelas Namun harapan tersebut punah ketika mereka adik-adik kelas kami tidak membantu kami dalam mempersiapkan alat pensi, kami  sedikit kecewa. Namun hal itu belum sampai membuat persahabatan kami runtuh, dan bukan berarti bukan karna mereka persahabatan kami menjadi runtuh. Pasalnya ketika kami memulangkan alat musik tersebut, kami tidak sama sekali mendapat bantuan hingga selesai. Dan setelah semua urusan dirasa beres pada waktu kurang lebih pukul 11:00 kami berempat pulang. Namun apa yang terjadi? Pada pukul 16:30 saya medapat kabar bahwa ada yang kurang pada alat musik yang kami kembalikan tadi malam, kata pihak rental. Sedangkan kami sudah mengecek dengan benar dan lengkap, yang menjadi pertanyaan saya kenapa baru sore ini bilang, bukan tadi pada waktu kami mengembalikan alat tersebut. Akhirnya aku datang dan menjelaskan apa yang kurang jelas kepada pihak rental, karena aku rasa kami memulangkan alat musik dengan benar hanya saja pihak rental tidak mengecek secara langsung. Setelah aku menjelaskan masalah tersebut kepda pihak rental aku -pulang walau belum jelas siapa yang salah, yang jelas ini menjadi kesalahan pihak rental karna tidak mengecek alat ketika kami mengembalikan. Bagiku hal tersebut bukan juga penyebab runtuhnya persahabatan kami. Lalu aku putuskan untuk menghubungi teman-temanku lewat facebook untuk datang kerumahku dan menyelesaikan hal ini, namun tidak ada satupun yang datang dan seolah masalah ini dilimpahkan kepada aku seorang hingga aku merasa tidak ada kebersamaan dalam persahabatan kami. Yang telah kami bina selama empat tahun kurang lebih, Dan dari kejadian ini aku dapat menyimpulkan, bahwa diri sendirilah SAHABAT TERBAIK.    
Snapshot_20140215_1 - Copy (2).JPG



Cerpen karya : Alul
Diambil dari kisah nyata yang bersumber dari my auto biografi

No comments:

Post a Comment