SAHABAT TERBAIK
Aku adalah seorang manusia yang
sangat mendambakan arti sebuah persahabatan,
Aku adalah seorang lelaki yang
mementingkan teman dari pada pacar, Dan aku adalah seseorang yang merasa paling
baik didunia ini karena:
Namaku Alul, nama panggilan dari
nama lengkapku MUHAMAD AWALUL MUSLIMIN, Kumulai cerita ini dari semenjak aku
dikelas satu Sekolah Menengah Atas, Pada waktu itu ku memiliki tiga orang
sahabat yang mana mereka sudah ku anggap seperti keluargaku sendiri, yah
walaupun kami beda keyakinan tapi kami mempunyai pedoman bahwa indahnya pelangi
ketika mereka memancarkan warna yang berbeda.
Coba kalian bayangin kalo pelangi warnanya cuma satu? Kan
gak lucu! Kami berempat adalah sang pemuda yang saling membantu satu sama lain,
Sang pemuda yang selalu bekerja sama dalam berbagai hal, bahkan kami adalah
sang pemuda yang tidak akan mengukir prestasi bila tak bersama. Ahmad, O’im,
dan sukoco Mereka addalah tiga sahabat yang memiliki karakter berbeda-beda.
Ahmad (kadang bertanggung jawab dan kadang tidak), O’em (tidak banyak bicara
juga tak banyak berbuat) & Sukoco (serba lola) Sedangkan saya
sendiri(selalu menuntut kebersamaan dalam hal yang sifatnya bersama) Menurut
saya.
Kami memulai persahabatan ini
sejak kami kelas satu SMA hingga sekarang hingga kami menjadi ALUMNI SMA .
telah banyak kenangan yang kami lalui bersama mulai dari susah, sedih, dan
senang, Semua hal tersebut membuat kami
lebih akrab dan lebih menguatkan rasa solidaritas kami.
Namun hal tersebut seakan hancur
setelah kejadian kemaren, kejadian dimana aku terkepung oleh sebuah
permasalahan yang seharusnya kami tanggung bersama.
Pada waktu itu pada tanggal 22
februari 2014 kami mempunyai maksud baik yaitu untuk membantu meramaikan malam
api unggun pada acara persami di SMA Kami dulu, yang akan diadakanya sebuah
pensi. Kami berniat menyewa alat musik yaitu dram dan gitar, dengan susah payah
kami usahakan, dengan penuh perjuangan kami lakukan walau tanpa dukungan
bantuan kami tetap membantu mereka untuk menyiapkan alat pensi dengan harapan
AGAR DAPAT MEMPERERAT RASA SOLIDARITAS Kami sebagai alumni dengan mereka
adik-adik kelas Namun harapan tersebut punah ketika mereka adik-adik kelas kami
tidak membantu kami dalam mempersiapkan alat pensi, kami sedikit kecewa. Namun hal itu belum sampai
membuat persahabatan kami runtuh, dan bukan berarti bukan karna mereka
persahabatan kami menjadi runtuh. Pasalnya ketika kami memulangkan alat musik
tersebut, kami tidak sama sekali mendapat bantuan hingga selesai. Dan setelah
semua urusan dirasa beres pada waktu kurang lebih pukul 11:00 kami berempat
pulang. Namun apa yang terjadi? Pada pukul 16:30 saya medapat kabar bahwa ada
yang kurang pada alat musik yang kami kembalikan tadi malam, kata pihak rental.
Sedangkan kami sudah mengecek dengan benar dan lengkap, yang menjadi pertanyaan
saya kenapa baru sore ini bilang, bukan tadi pada waktu kami mengembalikan alat
tersebut. Akhirnya aku datang dan menjelaskan apa yang kurang jelas kepada
pihak rental, karena aku rasa kami memulangkan alat musik dengan benar hanya
saja pihak rental tidak mengecek secara langsung. Setelah aku menjelaskan
masalah tersebut kepda pihak rental aku -pulang walau belum jelas siapa yang
salah, yang jelas ini menjadi kesalahan pihak rental karna tidak mengecek alat
ketika kami mengembalikan. Bagiku hal tersebut bukan juga penyebab runtuhnya
persahabatan kami. Lalu aku putuskan untuk menghubungi teman-temanku lewat
facebook untuk datang kerumahku dan menyelesaikan hal ini, namun tidak ada
satupun yang datang dan seolah masalah ini dilimpahkan kepada aku seorang
hingga aku merasa tidak ada kebersamaan dalam persahabatan kami. Yang telah
kami bina selama empat tahun kurang lebih, Dan dari kejadian ini aku dapat
menyimpulkan, bahwa diri sendirilah
SAHABAT TERBAIK.

Cerpen karya : Alul
Diambil dari kisah nyata yang bersumber dari my auto biografi